Bagaimana kehidupan masyarakat kita ke depan, jika
persoalan sampah tidak segera diselesaikan. Permasalahan sampah bukan hanya
berdampak pada persoalan lingkungan, tetapi juga telah menimbulkan kerawanan
sosial dan bencana kemanusiaan. Berbagai kasus, seperti di Bantargerbang,
Bojong Gede, dan Leuwigajah, mengingatkan kita bahwa persoalan sampah bukan hal
yang sepele. Lalu, apa yang dapat kita lakukan agar sampah tidak menggunung dan
membuat lingkungan tidak sehat?
Jawaban di kolom komentar NEXTSelasa, 24 September 2013
VEKTOR DAN JENISNYA
Vektor
adalah
arthropoda yang dapat memindahkan atau menularkan suatu agen infeksius dari
sumber infeksi kepada hospes yang rentan (susceptible host)
Pengertian Vektor
adalah organisme yang berperan dalam penyebaran organisme
patogen dengan manusia atau dari hewan ke manusia. Vektor serangga penghisap
darah yang dapat mencerna bakteri dapat menyebabkan organisme membawa darah
yang telah terinfeksi kemudian menularkan ke tempat lain pada saat bersamaan. Yang termasuk vektor penting di
Indonesia adalah nyamuk, lalat, pinjal dan tungau
Vektor
terdiri atas:
- Vektor Biologis
- Vektor Mekanik
Di dalam tubuh vektor, agen penyakit memperbanyak diri atau berkembang dan menjadi infektif. Penyebaran penyakit melalui vektor biologis disebut juga Penyebaran Aktif , dimana agen hidup dan berkembang biak di dalam tubuh vektor dan jika vektor tersebut menggigit manusia, maka agen masuk ke dalam tubuh manusia sehingga timbul penyakit. Contoh: nyamuk dan tungau
VEKTOR MEKANIK Ã Agent penyakit tidak masuk ke dalam
tubuh vektor, hanya melekat pada bagian-bagian luar tubuh vektor dan
dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.Penyebaran penyakit melalui vektor
mekanik disebut juga Penyebaran Pasif, yaitu pindahnya bibit penyakit yang
dibawa vektor ke bahan-bahan yang digunakan manusia, umumnya makanan.Contoh: lalat
dan kecoa menularkan disentri
Untuk melihat materi berikutnya silahkan klikdisini
PENYAKIT BAWAAN VEKTOR
Faktor-faktor
yang terlibat dalam siklus penularan penyakit melalui vektor :
v Parasit, dapat berupa plasmodium, helminth,
virus dan bakteri
v Host/Inang, sebagai host/inang adalah manusia
atau vertebrata lainnya
v Vektor, adalah nyamuk, pinjal dan
arthropoda lain
v Lingkungan, lingkungan fisik atau biotik yang
sesuai dengan pertumbuhan parasit, host/inang dan vektor
Untuk melihat materi selanjutnya silahkan KLIK DISINI
Langganan:
Postingan (Atom)








